Merindukan saat aku bisa berkata "Daisuki" untuk seseorang.
Pada saat menutup mata, Lira berkata "Daisuki" sambil tersenyum. Membuka matanya perlahan, senyumnya yang tadinya mengembang perlahan menghilang. Tidak ada seorang pun didepannya. Ia menoleh ke kanan dan kekiri sambil tersenyum berharap ada seseorang disana. Tapi nihil. Tidak ada seorangpun.
Ia menghela nafasnya, ia pun menoleh kebelakang.
Oh, iya.. Ia lupa. Orang yang ingin ia ucapi kalimat itu berada jauh dibelakang.
The place where i belong to spill out what is on my mind. Where i create my own world and my rules inside
Rabu, 31 Oktober 2012
The missing words
Senin, 22 Oktober 2012
The line makes me differents
Satu permohonan lain tercipta, satu kata baru terucap. Tak ada yang sempurna. Kita sendirilah yang mengenali kesempurnaan itu. Sudah cukup jika kita menganggapnya sempurna, maka akan sempurnlah itu.
Memiliki bagiku adalah bahwa aku berhak mendominasinya, menjadikan milikku sepenuh hati, melakukan apapun untuk membuatnya tetap tinggal, karena aku takkan pernah membuangnya
Dimiliki bagiku adalah menanti kapan aku akan terbuang, menanti kapan aku akan ditinggalkan kembali, menanti ada yang datang megambil sang pemilik tanpa bisa berbuat apa-apa.
Langganan:
Komentar (Atom)