Rabu, 31 Oktober 2012

The missing words

Merindukan saat aku bisa berkata "Daisuki" untuk seseorang.
Pada saat menutup mata, Lira berkata "Daisuki" sambil tersenyum. Membuka matanya perlahan, senyumnya yang tadinya mengembang perlahan menghilang. Tidak ada seorang pun didepannya. Ia menoleh ke kanan dan kekiri sambil tersenyum berharap ada seseorang disana. Tapi nihil. Tidak ada seorangpun.
Ia menghela nafasnya, ia pun menoleh kebelakang.
Oh, iya.. Ia lupa. Orang yang ingin ia ucapi kalimat itu berada jauh dibelakang.

Senin, 22 Oktober 2012

The line makes me differents

Satu permohonan lain tercipta,  satu kata baru terucap. Tak ada yang sempurna. Kita sendirilah yang mengenali kesempurnaan itu. Sudah cukup jika kita menganggapnya sempurna, maka akan sempurnlah itu.

Memiliki bagiku adalah bahwa aku berhak mendominasinya, menjadikan milikku sepenuh hati, melakukan apapun untuk membuatnya tetap tinggal, karena aku takkan pernah membuangnya

Dimiliki bagiku adalah menanti kapan aku akan terbuang, menanti kapan aku akan ditinggalkan kembali, menanti ada yang datang megambil sang pemilik tanpa bisa berbuat apa-apa.